PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Raja Ampat - Dewan Adat Sub Suku Usba menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Panitia Seleksi Anggota DPRK Raja Ampat Jalur Pengangkatan Otonomi Khusus, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, serta seluruh unsur lembaga adat, dewan adat, dan masyarakat sipil yang telah berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan proses seleksi anggota legislatif jalur Otsus secara transparan, objektif, dan berlandaskan asas keadilan substantif.
Hal ini disampaikan Sekretaris Dewan Adat Sub Suku Usba, Loves Umpes dalam keterangan di Raja Ampat, dikutip Rabu (2/7/2025).
Baca Juga:
Institut USBA Gerakkan Warga Tiga Kampung di Distrik Ayau Tanam 1.020 Bibit Mangrove, Atasi Banjir Pasang dan Jaga Ekosistem Pesisir
Proses seleksi yang dimulai sejak tahun 2024 dan disahkan melalui rapat pleno pada 30 Juni 2025, telah menghasilkan lima tokoh adat yang ditetapkan sebagai Anggota DPRK Raja Ampat Periode 2024–2029 melalui mekanisme pengangkatan khusus Orang Asli Papua (OAP).
Hal mana sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Raja Ampat Nomor 20 Tahun 2022 tentang Penetapan Suku dan Sub-Suku, Daerah Pengangkatan, dan Alokasi Kursi DPRK Raja Ampat.
Pengumuman resmi hasil seleksi tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Seleksi, Ferdinand Rumsowek, S.KM., M.Kes, pada 1 Juli 2025 di Waisai.
Baca Juga:
DPRK Raja Ampat Jalur Pengangkatan Ostus Belum Dilantik, Simak Penjelasan Ketua Pansel
Adapun kelima tokoh yang ditetapkan, beserta wilayah dan identitas suku pengangkatannya adalah sebagai berikut:
1. Wolter Gaman – Suku Ambel (Daerah Pengangkatan Raja Ampat 1)
2. Badarudin Mayalibit – Suku Maya Klanafat (Daerah Pengangkatan Raja Ampat 2)