Karena itu, Dinas Perkebunan Fakfak terus mendorong diversifikasi industri hilir pala melalui produk turunan seperti sirup pala, manisan, selai, minuman kesehatan, produk kosmetik, produk herbal, kerajinan, hingga produk budaya berbasis pala. Pengembangan sektor hilir diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani, membuka lapangan kerja baru, memperkuat UMKM lokal, sekaligus meningkatkan kontribusi komoditas pala terhadap Pendapatan Asli Daerah.
Mengakhiri pemaparannya, Widhi menegaskan masa depan Fakfak tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Pala Tomandin. Diperlukan sinergi seluruh pihak untuk menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi pala secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Mengawali Minggu dengan Syukur, Pangdam XVIII/Kasuari Ibadah Bersama Jemaat GKI Imanuel Fakfak
[Redaktur: Hotbert Purba]