Menuju Arborek 2026
HEYUL PELEI KORANU FYAK Arborek 2026 akan mengundang pemimpin adat, pemuda, perempuan, tetua, organisasi masyarakat, pemerintah, akademisi, media, dan mitra dari dalam dan luar negeri.
Baca Juga:
Tutup Sekolah Kader, Masyarakat Adat Raja Ampat Sepakati Arah Perjuangan Bersama
Rangkaian kegiatan meliputi:
•Musyawarah adat
•Forum perempuan, pemuda, dan tetua
•Dialog multipihak dan lintas budaya
•Aksi konservasi: penanaman mangrove, pelestarian terumbu karang
•Dokumentasi, jurnalisme warga, dan penetapan Deklarasi Arborek 2026 sebagai dokumen resmi masyarakat adat.
Forum berharap pertemuan ini menjadi tonggak konsolidasi baru: tidak hanya menjaga keindahan alam Raja Ampat, tetapi memastikan hak, budaya, pengetahuan, dan kepemimpinan masyarakat adat tetap menjadi fondasi utama masa depan.
“Raja Ampat dijaga oleh masyarakat adat, dan masa depannya disuarakan oleh generasi mudanya.”
Baca Juga:
BLUD Raja Ampat dan Institut USBA Perkuat Kelembagaan Masyarakat Adat untuk Konservasi Berkelanjutan
[Redaktur: Hotbert Purba]