Wilayah Prafi ini juga merupakan menjadi tempat tinggal atau kontrakan bagi para penambang yang dari luar kota Manokwari.
Melihat kondisi dilapangan, dimanakah kesulitan yang dialami oleh APH saat akan menindak tegas para penambang ilegal tersebut?
Baca Juga:
Polda Papua Barat Ungkap 2 Kasus Tindak Pidana Tambang Emas Ilegal di Manokwari dan Pegunungan Arfak
Menanggapi hal diatas, Praktisi hukum dan juga seorang aktivis lingkungan di Papua Barat, Yohanes Akwan, SH menuturkan bahwa aktivitas tambang ilegal di Kali Wariori memberi kesan adanya pembiaran dan lemahnya pengawasan. Khususnya terkait pertambangan emas ilegal di Distrik Masni.
Bendungan Wariori
"Ya itu terkesan ada pembiaran, publik pastinya curiga, bahwa lembaga pengawasan tidak bekerja dan bisa jadi bagian dari pemain tambang ilegal", sebutnya kepada WahanaNews Senin (2/10/2023) lewat sambungan selulernya.
Baca Juga:
Tambang Emas Ilegal di Mali Runtuh, 48 Wanita Tewas Tertimbun
Dirinya juga menambahkan bahwa, kegiatan ilegal adalah suatu pelanggaran, sehingga negara harus bertindak.
"Dalam hal ini yang melakukan penegakan hukum ya Polisi. Mustahil kalau tidak tahu, kan masing-masing wilayah pasti ada petugasnya", tutupnya.
Sementara itu, salah seorang narasumber WahanaNews ketika dikonfirmasi, Senin (2/10/2023) menyampaikan bahwa, aktivitas tambang ilegal di Wasirawi masih tetap berjalan.