-Penyelesaian Pembangunan RSUD Raja Ampat: Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dimulai Mei 2025 telah rampung, menjadi wujud nyata komitmen menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh warga.
-Dukungan Ekonomi Bagi Pelaku Usaha: Menanggapi dampak efisiensi anggaran nasional, Pemkab Raja Ampat bekerja sama dengan Bank Papua menyalurkan pinjaman berbunga rendah, bahkan diupayakan 0 persen, bagi pelaku IKM Orang Asli Papua. Masyarakat pun diajak mendukung produk lokal guna menjaga stabilitas ekonomi.
Baca Juga:
Tahap Akhir! CPNS Raja Ampat Formasi 2024 Segera Ditetapkan Jadi PNS
-Modernisasi Pengelolaan Sampah: TPA Babur akan diubah dari sistem pembuangan terbuka menjadi TPA Saniter. TPS liar diganti dengan bak penampungan merata dan pengangkutan terjadwal. Regulasi lingkungan dengan sanksi tegas disusun, dan ASN diimbau menjadi teladan dalam pengelolaan sampah demi menjaga kelestarian lingkungan.
"Perjalanan ini belum selesai. Bahkan sesungguhnya, kita baru saja memulai babak yang lebih besar," tegas Bupati di akhir pidatonya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, DPRK, perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Raja Ampat untuk bergerak bersama, berkolaborasi, dan berinovasi demi mewujudkan Raja Ampat yang produktif, sejahtera, dan lestari.
[Redaktur: Hotbert Purba]