“Kegiatan bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas biasa, melainkan bentuk persiapan spiritual dan fisik jamaah Masjid Al Mahdi. Peringatan ke-666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua diperkirakan akan menyedot perhatian banyak pihak dan mendatangkan tamu dari berbagai daerah,” target mantan Qori Internasional itu.
Dengan lingkungan masjid yang bersih, rapi, dan hijau, warga Kebun Kelapa berharap dapat memberi kenyamanan bagi tamu dan jamaah yang hadir ke Fakfak. Semangat gotong royong ini juga mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan masyarakat Fakfak yang menjaga kebersihan hati dan lingkungan dalam menyambut syiar Islam yang damai di ujung timur Indonesia.
Baca Juga:
Pangdam XVIII/Kasuari Tekankan Profesionalisme dan Integritas Saat Kunker ke Korem 182/JO Fakfak
Wahidin mengaku semangat warga semakin membara karena dirinya hadir langsung di tengah kegiatan. Ia berharap inisiatif jamaah Masjid Al Mahdi bisa menjadi inspirasi bagi kampung dan masjid lain di Kabupaten Fakfak untuk terus berbenah menjelang peringatan masuknya Islam di Tanah Papua.
[Redaktur: Hotbert Purba]