Ia mengingatkan bahwa alam merupakan titipan Tuhan yang harus dijaga bersama.
"Alam ini punya mata dan punya telinga. Karena itu mari kita jaga bersama dengan sebaik-baiknya. Jangan lagi ada tutur kata yang tidak baik. Apabila ada persoalan, mari kita duduk bersama, bermusyawarah, dan membicarakannya dengan baik tanpa saling menyalahkan satu sama lain. Dengan kebersamaan dan saling menghormati, setiap tantangan akan dapat kita selesaikan dengan bijaksana," pesan Bupati.
Baca Juga:
bp Tandatangani Tiga Kontrak Bagi Hasil Baru, Total Blok Migas di Indonesia Jadi 11
Menutup sambutannya, Bupati berharap doa syukuran ini menjadi ikhtiar bersama memohon ridha Allah SWT agar seluruh rangkaian pekerjaan pemasangan "Jacket" anjungan lepas pantai UBA–UBB Proyek Tangguh UCC diberikan keselamatan, kelancaran, dan keberhasilan.
Acara kurban Hewan
Ia juga berdoa agar keberadaan investasi tersebut menjadi berkah bagi tanah leluhur Fakfak, memperkuat pembangunan daerah, serta membawa kemajuan dan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca Juga:
Tangguh UCC: Jacket UBA Rampung dan Siap Diberangkatkan ke Fakfak
Kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda, TNI/Polri, Tangguh LNG, SKK Migas, ESDM, tokoh agama, tokoh adat, Dewan Adat Mbahammata, Lembaga Masyarakat Adat, unsur OPD, serta masyarakat se-Distrik Arguni dan para tamu undangan lainnya.
[Redaktur: Hotbert Purba]