PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Fakfak - Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perkebunan, khususnya komoditas unggulan pala, pada awal Tahun Anggaran 2026 menunjukkan capaian yang positif.
Pada Bulan Januari 2026, penerimaan retribusi PAD dari komoditas pala tercatat sebesar Rp48.061.500, yang bersumber dari aktivitas distribusi dan penjualan sisa hasil panen pala musim sebelumnya.
Baca Juga:
Capaian Satu Tahun Berjalan Program Strategis Pala Unggul, Visi Misi Fakfak Membara
Penerimaan tersebut berasal dari kontribusi beberapa jenis produk pala, yakni pala kulit dengan volume 123,28 ton, pala kupas/ketok sebanyak 19,38 ton, fuli atau bunga pala sebesar 2,29 ton, serta kontribusi tambahan dari bibit pala sebanyak 2.000 pohon bibit. Seluruh komoditas tersebut di kirim dan dipasarkan secara bertahap oleh pelaku usaha grosir antar pulau sesuai dengan kesiapan mutu dan permintaan pasar.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan bahwa capaian penerimaan pada awal tahun ini mencerminkan masih berlangsungnya aktivitas distribusi pala hasil panen tahun sebelumnya, khususnya dari musim pala Barat, yang pengirimannya dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan ketentuan penertiban waktu panen.
Menurutnya, capaian retribusi ini sekaligus menjadi indikator positif atas efektivitas kebijakan pengendalian mutu pala, di mana pala yang dipasarkan dan dikirim keluar daerah merupakan pala yang telah memenuhi standar kematangan dan kualitas. Kondisi tersebut turut mendukung terjaganya nilai jual pala Fakfak di pasar.
Baca Juga:
Capaian Kinerja Pala Unggul Sampai Akhir Desember 2025: PAD Retribusi Pala Terpenuhi
Lebih lanjut, Widhi menjelaskan bahwa seluruh penerimaan PAD dari komoditas pala dilakukan melalui setoran langsung oleh pelaku usaha ke kas daerah dan dibuktikan dengan Surat Tanda Setoran (STS). Mekanisme ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas publik dalam pengelolaan penerimaan daerah.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini Kabupaten Fakfak sedang memasuki musim panen pala sela atau pala matahari yang berlangsung relatif singkat dan akan berlanjut dengan musim pala Timur, sebagaimana tercantum dalam kalender perkiraan musim panen.
Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh petani dan pelaku usaha untuk terus menjaga mutu dan kualitas pala, karena kualitas yang terjaga merupakan kunci utama dalam menjamin stabilitas harga dan daya saing pala Fakfak.