PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Fakfak – Komitmen transformasi digital sektor perkebunan diperkuat Bank Mandiri melalui kunjungan kerja ke Dinas Perkebunan Fakfak, Senin 29 Juni 2026. Kunjungan ini menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dan PT Bank Mandiri terkait percepatan implementasi sistem E-Retribusi komoditas perkebunan, khususnya Pala Tomandin Fakfak.
Rombongan Bank Mandiri dipimpin Vice President PT Bank Mandiri Area Sorong Divva Sumardana. Mereka disambut Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., beserta jajaran di kantor dinas.
Baca Juga:
40 Ribu Bibit Pala Tomandin Fakfak Bersertifikat Siap Dukung Program Pala Unggul
Sinergi Digitalisasi dan Hilirisasi Pala
Dalam kunjungan tersebut, Bank Mandiri diperkenalkan dengan program strategis Pemkab Fakfak. Mulai dari pengembangan Pala Grafting atau sambung pucuk untuk percepatan produksi pala unggul, hingga inovasi hilirisasi melalui produk turunan pala bernilai tambah ekonomi.
Rombongan juga melihat koleksi bibit pala grafting dan beragam produk olahan pala. Pengembangan hilirisasi ini ditargetkan memperluas pasar, meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Fakfak sebagai daerah penghasil pala berkualitas.
Baca Juga:
Pala Tomandin Fakfak Curi Perhatian di PENAS XVII Gorontalo 2026
Foto bersama tim Bank Mandiri dengan Kepala Dinas Perkebunan Fakfak.
Divva Sumardana mengapresiasi inovasi yang dilakukan. Ia menilai pala memiliki prospek ekonomi besar, baik dari produksi maupun industri hilir dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat retribusi.
"Sistem pengelolaan retribusi komoditas pala yang telah dibangun Pemkab Fakfak merupakan langkah maju dalam menciptakan tata kelola yang transparan dan akuntabel," kata Divva.