PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Raja Ampat – Mengambil langkah antisipatif guna melindungi ekosistem perairan berharga, BLUD UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Kepulauan Raja Ampat turun tangan membersihkan sampah yang berserakan di pusat ibu kota Waisai.
Langkah ini diambil setelah limbah dibiarkan menumpuk selama sekitar empat hari di jalan protokol yang menghubungkan menuju Taman Hutan Raya serta kawasan pusat pemerintahan.
Baca Juga:
Prabowo Minta Gunung Sampah Bantar Gerbang Cs Dibereskan
Kepala BLUD Raja Ampat, Hasan Makassar, menegaskan bahwa tindakan ini menjadi perhatian utama pihaknya meskipun tugas pokok lembaga berfokus pada pengelolaan kawasan konservasi dan perairan.
“Kami tetap menganggap persoalan ini menjadi keprihatinan bersama. Meskipun ruang lingkup utama kami adalah perlindungan wilayah konservasi, kami tidak bisa tinggal diam melihat risiko yang mengancam lingkungan,” ujar Hasan Makassar, Selasa 4 Agustus 2026
Gerakan cepat ini dilakukan sebagai upaya krusial mencegah sampah, terutama plastik yang terbawa aliran air sungai dan selanjutnya mencemari laut serta kawasan konservasi yang menjadi tumpuan kekayaan hayati wilayah ini.
Baca Juga:
Camat Bagan Sinembah Gelar Rapat Koordinasi Bahas Permasalahan Sampah
Pihaknya menyadari bahwa tumpukan sampah di jalur utama kota berpotensi besar hanyut ke perairan, sehingga penanganan segera dianggap perlu untuk menjaga kebersihan, mencegah kerusakan lingkungan, dan melindungi ekosistem laut Raja Ampat dari ancaman polusi yang merugikan.
[Redaktur: Hotbert Purba]