Silahkan jalankan tugas sebagai keamanan negara tapi bukan untuk menangkap sembarang orang karena marga sama atau nama sama.
Lanjut Pastor Izaak Bame, dari informasi yang diterima, berapa orang yang sudah ditangkap dan sedang menjalani proses hukum persidangan tidak satu pun yang pelaku ini tunjukkan kepada publik, saya berpendapat bahwa Aparat Penegak Hukum kita sangat tidak Profesional, ujarnya.
Baca Juga:
Rayakan Kemerdekaan RI di Pedalaman Papua
Pihak keluarga menyesal atas pernyatan Kapolda Papua Barat bahwa pihak Polda Papua Barat telah berhasil menangkap DPO atas nama Yanuarius Sewa (OSA) pada hal yang bersangkutan bukan Pelaku.
Saya Pastor Izaak menitipkan pesan kepada pihak TNI-POLRI bila mau keadaan Kabupaten Maybrat aman, maka jangan gunakan cara balas dendam, tetapi sebaiknya lakukan pendekatan kemanusiaan.
"Saya dan banyak orang Maybrat menyesal atas kejadian Kisor namun kejadian itu sudah terjadi, sekarang bagaimana supaya kejadian itu tidak terjadi lagi, maka TNI-POLRI tunjukan sikap sebagai pengayom masyarakat. Saat ini TNI-POLRI menangkap sejumlah orang termasuk Yanuarius Sewa bagi saya tidak menyelesaikan persoalan," ujar Izaak Bame.
Baca Juga:
Umat Katolik di Papua Rindu Punya Dirjen Bimas Katolik Definitif, Begini Isi Surat Pastor Izaak Bame
Pertanyaan mendasar yang tidak pernah dijawab TNI-Polri kenapa TPN OPM itu ADA dan membunuh TNI-POLRI ?.
"Untuk itu saya atas nama pribadi dan Masyarakat asli Papua yang mendiami Provinsi Papua Barat minta kepada pihak TNI-POLRI ambil waktu koreksi diri, temukan jalan terbaik menjalankan tugas sebagai penegak hukum yang dihormati rakyat Papua," tegasnya. [hot]