Pulau Meoskun dikenal sebagai destinasi wajib bagi kapal pesiar dan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Waisai.
Keindahan bawah lautnya menjadi daya tarik utama. Namun, keberadaan bangkai kapal ini dikhawatirkan merusak citra pariwisata Raja Ampat yang selama ini dijaga ketat.
Baca Juga:
Bangkai Kapal Hanyut 2 Minggu Ancaman Ekosistem Laut Meosmansar, Warga Desak Pihak Berwenang Bertindak
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut telah menimbulkan kerusakan fisik yang signifikan pada karang.
Publik kini menuntut kejelasan dari Pemkab Raja Ampat dan instansi teknis mengenai alasan di balik keputusan mengandaskan kapal tersebut serta langkah konkret apa yang akan diambil untuk mengevakuasi bangkai kapal sebelum kerusakan karang meluas menjadi bencana yang tidak bisa diperbaiki.
[Redaktur: Hotbert Purba]