Papua-Barat.WahanaNews.co, Manokwari - Kondisi lingkungan disepanjang sungai Wariori sangat memprihatinkan dan ditakutkan dapat menimbulkan bencana alam.
Hal tersebut bisa terjadi karena disepanjang pinggiran badan sungai Wariori, tepatnya di Kampung Wasirawi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, dan sekitarnya terdapat ratusan danau buatan bekas galian tambang emas ilegal, sehingga bila hujan deras tiba, dikhawatirkan danau-danau tersebut meluap dan menimbulkan banjir.
Baca Juga:
6 Excavator dan 5 Pelaku Illegal Mining di Kali Waserawi Manokwari Diamankan Polda Papua Barat
Hal tersebut sesuai dengan informasi yang WahanaNews.co peroleh dari informan terpercaya.
"Saya baru turun dari lokasi tambang, dan aktivitas penambang masih berjalan seperti biasa disana", jelasnya lewat pesan WhatsApp kepada WahanaNews.co, Selasa (10/10/2023).
Area penambangan emas ilegal Kampung Wasirawi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari. (Foto: Istimewa)
Baca Juga:
GAPERTA Apresiasi Penertiban Tambang Emas Ilegal di Madina, Minta Penertiban di Angkola Selatan
Dari dokumen video dan foto yang WahanaNews.co peroleh, tampak dilokasi tambang emas tersebut alat berat jenis ekskavator sedang menggali pinggiran sungai untuk mencari emas, selain itu tampak juga lubang-lubang seperti danau buatan disepanjang sungai tersebut.
"Itu video terbaru kondisi diatas", terangnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa, isu-isu penyisiran yang selama ini disampaikan oleh oknum-oknum tertentu kepada penambang, ternyata tidak dapat menghentikan aktivitas penambang, bahkan dilokasi kerja masih terdapat banyak alat-alat yang baru beli untuk digunakan menambang.