Pengabdian ini juga menjadi ruang praktik nyata bagi kolaborasi pentahelix antara akademisi, pemerintah, komunitas lokal, pelaku usaha, dan media.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan banyak terlibat dalam pendampingan masyarakat dan pemerintah daerah, digitalisasi pariwisata, sosialisasi gizi seimbang, hingga pelatihan digital marketing dan pengelolaan limbah organik.
Baca Juga:
100 Mahasiswa STIPER Flores Bajawa Terjun ke Desa, Siap Perangi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di NTT
"Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari dedikasi UGM di Tanah Papua serta bentuk konsistensi kampus dalam menjadikan ilmu pengetahuan sebagai alat perubahan sosial," demikian Fakhri Muhammad.
[Redaktur: Sandy]