Ketiga, setelah kami membaca penjelasan resmi dari Bapak Bupati mengenai tiga kampung yang tidak dilantik, termasuk Kampung Reni tempat kami berasal, kami menyatakan dengan tegas; kami masyarakat dan pendukung Yeremias Faidan tidak pernah sekalipun mengeluarkan aspirasi atau permintaan untuk membatalkan kepala kampung terpilih.
Tidak ada satu pun perwakilan kami yang meminta pembatalan ini. Artinya, alasan yang dikemukakan sama sekali tidak mencerminkan kehendak kami, melainkan keputusan sepihak yang dipaksakan dari atas.
Baca Juga:
23 Tahun Raja Ampat, Pidato Megah: Statistik Manis, Fakta Pahit
Kami para simpatisan dan pendukung tetap berdiri tegak mendukung Yeremias Faidan sebagai Kepala Kampung terpilih hasil pemilihan yang sah.
Kami menuntut agar keputusan ini ditinjau ulang, seluruh proses dibuka secara transparan, dan keadilan bagi aspirasi masyarakat Kampung Reni dapat segera ditegakkan. Kami berharap pemerintah mendengar suara rakyat, bukan hanya suara segelintir pihak tertentu.
Demikian pernyataan sikap warga, simpatisan pendukung Yeremias Faidan.
Baca Juga:
Diam Itu Bukti Pelanggaran, Regulasi Diinjak-Injak: Mengapa Pemkab Raja Ampat Tak Berani Bersuara Soal Yeremias?
[Redaktur: Hotbert Purba]