Dijelaskan Tommy, saat ini, arus atas elit partai Demokrat selalu merasa paling benar, paling hebat dan paling benar. Merasa seperti kehilangan atribut elitnya, jika mendapat kritik. Meskipun kritik membangun itu datangnya dari para simpatisan pejuang kultural partai di akar rumput.
"Arus bawah makin kebingungan. Sehingga tidak sedikit yang lantas mengikuti arus air sesuai kebenaran pikiran dan hati nurani masing-masing. Partai Demokrat dan SBY, adalah simbol ironi sebuah tapak jejak," demikian Tommy Rusihan Arief.
Baca Juga:
Tanggapi RUU TNI, Andi Arief Ingatkan Dulu Ada Jendral Aktif yang Tangani Bencana dan Covid
[Redaktur: Hotbert Purba]