PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak memperluas areal tanaman pala seluas 50 hektare di Distrik Fakfak Barat dan Distrik Karas untuk memperkuat komoditas pala sebagai kekuatan ekonomi daerah.
Perluasan dilakukan melalui Program Pala Unggul Daerah dengan pendekatan berbasis kelompok petani. Di Kampung Werba Raya, Distrik Fakfak Barat, Kelompok Hemengpeh mengelola 20 hektare yang melibatkan 20 Calon Petani dan Calon Lokasi.
Baca Juga:
Cetak Generasi Z Fakfak, Dinas Perkebunan Buka Bimtek Pala Tomandin di 3 SMA
Sementara di Kampung Malakuli, Distrik Karas, pengembangan seluas 30 hektare melibatkan Kelompok Depurin, Nusa Bona, Tanistuping, dan Kasir.
Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati mengatakan, program ini bertujuan meningkatkan produktivitas, mutu hasil, dan kesejahteraan petani pekebun pala.
“Pala tidak lagi dipandang sekadar tanaman tradisional, tetapi komoditas strategis yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas perkebunan serta memperkuat perekonomian masyarakat,” ujar Widhi saat sosialisasi di Werba Raya.
Baca Juga:
Kepala Kampung Werba Utara Kawal Edaran Bupati Soal Harga Pala Fakfak
Dalam sosialisasi tersebut, pemerintah daerah mendorong petani memahami teknik budidaya yang baik dan penanganan pasca panen yang tepat, mulai dari pengeringan hingga penyortiran biji dan fuli pala.
Pemerintah juga menekankan pentingnya tata niaga yang adil dan transparan. Petani berhak mendapat harga layak sesuai kualitas hasil produksi, sementara produk yang disajikan harus memenuhi standar pasar.
“Kita ingin membangun hubungan yang saling menguntungkan antara petani dan pelaku usaha. Jika kualitas dijaga, maka kepercayaan pasar terhadap pala Fakfak akan terus meningkat,” kata Widhi dikutip Sabtu.
Pemkab Fakfak berharap program perluasan pala Tomandin dapat membangun kesadaran petani untuk mengelola kebun secara terencana dan berkelanjutan, sehingga pala Fakfak tetap dikenal sebagai komoditas unggulan dengan kualitas tinggi.
[Redaktur: Hotbert Purba]