Menurut Kepala OJK Papua Barat, penguatan akses ke lembaga jasa keuangan sangat penting agar pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, serta daya saing komoditas perkebunan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan, Widhi Asmoro Jati, ST, MT menyampaikan bahwa pengembangan komoditas pala masih menghadapi berbagai tantangan. Dari 10 tantangan utama, salah satu yang paling penting adalah akses permodalan bagi petani dan pelaku usaha, di samping persoalan tata niaga, mutu dan kualitas pala, serta harga pala yang belum sepenuhnya seimbang antara petani dan pedagang.
Baca Juga:
Sosialisasi Penerapan SNI Pala Tomandin Fakfak, Perkuat Mutu dan Daya Saing Komoditas Unggulan Daerah
Pemerintah daerah saat ini terus melakukan pembenahan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas produksi, serta perbaikan sistem tata niaga agar komoditas pala memberikan manfaat ekonomi yang lebih adil bagi petani.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perkebunan juga mempresentasikan kondisi dan potensi pengembangan komoditas pala sebagai komoditas unggulan Kabupaten Fakfak yang memiliki nilai historis, ekonomi, serta peluang pasar yang sangat besar.
Kepala Dinas Perkebunan dalam kesempatan tersebut juga berharap agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat membuka ruang akses permodalan yang lebih luas melalui perbankan bagi petani pekebun pala dan pelaku usaha pala di Kabupaten Fakfak.
Baca Juga:
Pemkab Fakfak Lakukan Inspeksi Pelaku Usaha Pala, Pastikan Kenaikan Harga Pala Dinikmati Petani
Menurutnya, dukungan lembaga jasa keuangan sangat diperlukan untuk menghadirkan skema pembiayaan yang tepat, mudah diakses, dan sesuai dengan karakteristik usaha perkebunan pala.
Dengan adanya dukungan pembiayaan tersebut, diharapkan petani pekebun pala dan pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas, memperbaiki mutu dan kualitas pala, serta mengembangkan usaha berbasis nilai tambah.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, OJK, perbankan, serta petani dan para pelaku usaha menjadi kunci penting dalam memperkuat pengembangan komoditas pala sebagai komoditas unggulan daerah Fakfak yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.