PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Fakfak - Penerimaan retribusi komoditas pala Kabupaten Fakfak pada bulan ini mencapai Rp 98.970.000,-,diperoleh dari hasil uji mutu serta pelayanan pengiriman antar pulau dengan total produksi sebesar 262,40 ton.
Produksi tersebut terdiri atas biji pala kulit kering 208,40 ton, pala ketok 27 ton, dan fuli pala 27 ton, yang merupakan hasil panen musim pala matahari atau pala sela.
Baca Juga:
Sinergi TNI–Kejaksaan, Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Kejati Jambi
Total pengiriman tercatat sebanyak 3.205 koli dengan tujuan Surabaya, menggunakan kapal KM Vertikal melalui ekspedisi Taswaraya, Agung Putra, dan Yasira Abadi. Pengiriman tersebut dilakukan oleh 6 pedagang grosir antar pulau yang secara aktif menyalurkan pala Fakfak ke pasar luar daerah.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT menegaskan bahwa meskipun produksi pada periode ini relatif statis, kualitas pala Fakfak berada dalam kondisi sangat baik.
“Secara volume memang belum ada peningkatan signifikan karena mengikuti pola musim pala sela. Namun mutu pala kita terjaga, baik dari kadar air, tingkat kekeringan, maupun kebersihan dan ukuran biji.
Kata kepala dinas, kualitas ini sangat mempengaruhi berat bersih dan harga jual, sehingga walaupun produksinya stabil, nilai ekonominya tetap optimal.
Baca Juga:
Sinergi Pemprov Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Bangun 2 Solar Dryer Pala, Penguatan Hilirisasi Pala Tomandin
Ia menambahkan bahwa dengan memperhatikan kalender musim panen pala matahari, pengawasan uji mutu akan terus diperkuat sebelum pengiriman.
"Upaya ini dilakukan untuk menjaga reputasi pala Fakfak, mempertahankan stabilitas harga, serta memastikan pendapatan petani tetap terjaga meskipun volume produksi belum mengalami peningkatan signifikan," demikian Widhi Asmoro Jati,
[Redaktur: Hotbert Purba]