Bermon menegaskan bahwa situasi ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut seolah tidak ada masalah yang sedang terjadi.
Pihak berwenang harus segera turun tangan dengan langkah nyata, mulai dari mengamankan lokasi, memindahkan kapal ke tempat yang aman, hingga melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada zat berbahaya yang menyebar ke lingkungan. Semua proses ini harus dilakukan dengan segera, tepat sasaran, dan terbuka agar masyarakat mengetahui bahwa kepentingan umum dan kelestarian alam benar-benar diutamakan.
Baca Juga:
Dua Lokasi, Satu Masalah: Cerminan Tata Kelola Laut di Raja Ampat Lemah
Ia mengingatkan kembali bahwa pengelolaan wilayah Raja Ampat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan tugas suci untuk menjaga warisan alam sekaligus melindungi kehidupan seluruh warganya.
Kelalaian yang terjadi saat ini adalah peringatan keras bagi semua pihak bahwa tanggung jawab tidak boleh diabaikan dengan alasan apa pun.
Jika sampai terjadi kerusakan parah atau korban jiwa di kemudian hari, maka seluruh pihak yang berwenang wajib mempertanggungjawabkan tindakan maupun ketidaktindakan mereka di hadapan hukum dan seluruh masyarakat Raja Ampat.
Baca Juga:
Bermon Sauyai: Aturan Jelas, Dana Tersedia, Tapi Bangkai Kapal Tetap Dibiarkan Merusak Ekosistem
[Redaktur: Hotbert Purba]