Dia juga menyebut ada anggapan pers yang kuat berkorelasi dengan masyarakat yang sejahtera.
“Sering dikatakan suatu negara yang persnya kuat, tidak ada kelaparan. Itu salah satu, karena begitu ada kelaparan, langsung (diberitakan) kita tahu,” kata dia.
Baca Juga:
IKWI Pusat Kembali Berbagi Kebaikan Ramadan 1446 H, Bagikan Paket Sembako untuk Warakawuri
Prabowo pun mengakui posisinya saat ini hanya mungkin terwujud salah satunya karena pers yang sehat.
“Saya juga menikmati. Saya tidak mungkin di sini tanpa pers yang bebas. Partai saya bisa berkembang karena ada kebebasan pers,” kata Prabowo Subianto.
Prabowo pun mengakui dia juga menjadi bagian dari insan pers, mengingat saat ini dia turut andil dalam penerbitan majalah dan koran.
Baca Juga:
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk - Food Division Buka Puasa Bareng Wartawan
Prabowo tiba di Kantor Dewan Pers di Jakarta sekitar pukul 12.30 WIB untuk bertemu dan berdialog dengan pengurus PWI Pusat. Kedatangan Prabowo disambut oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendri Ch Bangun.
Di dalam ruangan, Prabowo memaparkan visi, misi, dan programnya sebagai capres, kemudian dia menjawab beberapa pertanyaan dari pengurus PWI.
Pertanyaan-pertanyaan itu, selain soal sikap Prabowo terhadap demokrasi, juga soal program bagi-bagi susu dan kesetaraan gender.