PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Fakfak - Perkembangan Penerimaan retribusi pala pada Triwulan I Tahun 2026, menunjukkan capaian yang cukup baik, dengan total realisasi sebesar Rp197.469.000. Khusus pada akhir bulan Maret 2026, penerimaan tercatat sebesar Rp 50.437.500.
Capaian ini sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya, yang dipengaruhi oleh aktivitas perdagangan yang relatif melambat selama bulan puasa dan perayaan Lebaran.
Baca Juga:
Retribusi Pala Februari 2026 Capai Rp98,9 Juta, Kualitas Terjaga Meski Produksi Statis
Meskipun demikian, secara keseluruhan kinerja penerimaan retribusi pala pada triwulan pertama tetap menunjukkan kontribusi positif terhadap pendapatan daerah.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmorojati, ST, MT, menyatakan bahwa capaian retribusi pala selama tiga bulan pertama tahun 2026 walaupun fluktuatif namun menunjukkan perkembangan yang positif.
Dari data hasil perdagangan pala selama bulan Maret 2026, total transaksi mencapai 106,22 ton dengan rincian pala kulit 68,74 ton, pala ketok 11,80 ton dan fully pala 25,68 ton.
Baca Juga:
Dinas Perkebunan Fakfak Gandeng Bank Papua, Terapkan Sistem VA untuk Pembayaran Retribusi Pala
Realisasi penerimaan pada triwulan pertama menjadi salah satu indikator pergerakan perdagangan pala di Fakfak sekaligus bagian dari upaya mencapai target penerimaan retribusi setiap tahun.
Meskipun demikian, sejak di launchingkan retribusi pala ini sejak 15 Mei 2025, ia menyampaikan bahwa secara internal target penerimaan retribusi komoditas pala diproyeksikan dapat mencapai sekitar Rp781 juta per tahun. Namun pada tahun 2025, penerapan retribusi tersebut baru di uji coba dan dimulai pada akhir bulan April, sehingga realisasi penerimaan tercatat akhir tahun 2025 hanya mencapai Rp 531 juta lebih hingga akhir tahun.
Meski demikian, capaian tersebut tetap melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah sebesar Rp200 juta.
Melihat perkembangan penerimaan pada tahun 2026, khususnya pada triwulan pertama yang menunjukkan tren positif, Dinas Perkebunan Fakfak optimistis target penerimaan retribusi pala dapat tercapai, seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan serta upaya peningkatan produktivitas dan kualitas pala Fakfak.
Selain fokus pada pencapaian target pendapatan daerah, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perkebunan juga terus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pala Fakfak.
Hal ini penting agar komoditas pala tetap memiliki daya saing di pasar, baik untuk perdagangan antar daerah maupun ekspor, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha pala di Kabupaten Fakfak.
[Redaktur: Hotbert Purba]