Direktur PT. Kembang Christapharma Bandung, Didi Novian mengatakan sangat bangga dengan hasil capaian produksi BUMKam Tanggekahwang ini.
Hasil inovasi produk pala menjadi Balsam Pala Fakfak ini sangat luar biasa, ungkap Didi Novian.
Baca Juga:
Sinergi Pemprov Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Bangun 2 Solar Dryer Pala, Penguatan Hilirisasi Pala Tomandin
Bupati Fakfak dalam sambutannya menyampaikan bahwa buah pala adalah lambang daerah Fakfak karena Kabupaten Fakfak sangat potensi untuk budidaya pala.
Menurut Bupati merinci luasan lahan pala di kabupaten Fakfak ada sekitar 18.000 hektar yang tersebar di 15 distrik dari 17 distrik yang ada.
Pemkab Fakfak akan terus memberikan perhatian dalam pengembangan pala ini disetiap dusun-dusun pala dan kampung-kampung pala yang ada di 15 distrik.
Baca Juga:
Pembahasan Draft Perbup RAD Pala dan RAD Perkebunan Sawit Tahun 2025–2029 dalam Mendukung RPJMD Fakfak Membara 2025–2029
Hal senada juga diungkapkan Gubernur Papua Barat dalam sambutan dan arahan pembukaan, Ia sambut positif dan apresiasi produk Balsam Pala Tomandin yang di produksi di Fakfak.
“Selain pasar nasional yang kita tuju, saya berharap bisa tembus pasar luar negeri”, ujar Gubernur Dominggus.
Potensi SDA alam kita melimpah, tinggal bagaimana kita manfaatkan dan kelola untuk kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan.