Harapan dengan program pemberian makanan tambahan atau intervensi yang dilakukan ini dapat memberikan manfaat dan perubahan gizi yang baik bagi balita.
"Pemberian makanan sehat oleh Kader Posyandu dilakukan setiap pagi mulai Senin hingga Sabtu, selama 90 hari. Pihak Puskesmas Sailolof, DIstrik Salawati Selatan juga akan terlibat dalam kegiatan monitoring para Balita setiap minggunya,” jelas Mustika Achmad Mato.
Baca Juga:
PLN Bersama SKK Migas Gandeng University of Dundee Gelar Public Lecture, Kolaborasi Untuk Transisi Energi
Sementara Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua & Maluku, Subagyo menyampaikan kegiatan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) merupakan program yang dilakukan oleh SKK MIgas – KKKS sebagai kontribusi kehadiran kegiatan usaha hulu Minyak dan Gas Bumi dalam mendukung program pemerintah di sekitar daerah operasi.
Field Operation Manager Petrogas (Island) Ltd., Ricky Tri Yuandi menyampaikan bahwa Petrogas (Island) Ltd mendukung upaya pemerintah Kabupaten Sorong dalam percepatan penurunan stunting.
"Dengan bersinergi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, kami menjalankan kegiatan PPM Bidang Kesehatan ini,” terang Ricky.
Baca Juga:
PLN Bersama SKK Migas Gandeng University of Dundee Gelar Public Lecture, Kolaborasi untuk Transisi Energi
Salah seorang kader posyandu Kampung Kotlol, Marlina Walipap, merasa sangat terbantu dengan program sinergi antara Dinas Kesehatan kabupaten Sorong dan Petrogas (Island) Ltd ini.
“Lewat kegiatan ini kami sudah diajarkan cara masak makanan yang bergizi dan diberikan kepada anak-anak kami sendiri di kampung. Lewat pelatihan juga kami juga akan memanfaatkan ketersediaan sayur, buah dan bumbu dapur yang ada di kebun atau halaman rumah untuk memasak makanan bergizi,” ujar Marlina Walipap.
[Redaktur: Hotbert Purba/rilis SKK Migas)