PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Kota Sorong – Antusiasme menyambut Piala Dunia FIFA 2026 mulai terasa di Kota dan Kabupaten Sorong. Ribuan penggemar sepak bola dari berbagai kalangan turun ke jalan dalam konvoi kendaraan, Minggu 7 Juni 2026. Aksi ini menjadi bentuk dukungan dan semangat warga menyongsong turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Piala Dunia 2026 akan menoreh sejarah baru. Turnamen empat tahunan tim nasional senior pria anggota FIFA ini untuk pertama kalinya digelar bersama oleh tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Baca Juga:
Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Bintang Masa Depan, Berikut Pemain-Pemain Termudanya
Jalanan Sorong berubah lautan bendera
Sejak pukul 15.00 WIT, ratusan kendaraan roda dua dan roda empat memadati ruas jalan utama kota. Para peserta membawa bendera negara-negara peserta yang mereka dukung, menciptakan suasana penuh warna dan semarak.
Warga di sepanjang jalur konvoi tampak antusias menyaksikan iring-iringan. Banyak yang mengabadikan momen lewat telepon genggam. Kehadiran bendera dari berbagai negara peserta menambah kemeriahan sekaligus menunjukkan tingginya kecintaan masyarakat Sorong pada sepak bola.
Baca Juga:
Menuju Piala Dunia 2026, IFAB Resmikan Sejumlah Perubahan Aturan Demi Fair Play
Pelaksanaan konvoi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Peserta mengikuti rute yang ditentukan sambil tetap menjaga ketertiban lalu lintas. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Kota Sorong yang turut memimpin jalannya konvoi.
Piala Dunia, momentum pemersatu
Bagi penggemar sepak bola, Piala Dunia bukan sekadar ajang pertandingan. Ini momentum yang menyatukan berbagai kalangan melalui kecintaan pada olahraga. Dukungan untuk tim-tim favorit sudah bermunculan jauh sebelum kick-off.
Salah satu pendukung tim nasional Jerman optimis Der Panzer bisa kembali jadi juara dunia 2026.
“Sepak bola Jerman selalu jadi andalan saya setiap ada Piala Dunia. Saya yakin mereka bisa kembali menjadi juara,” ujarnya penuh optimisme.
Konvoi ini jadi bukti gaung Piala Dunia FIFA 2026 sudah sampai ke timur Indonesia. Masyarakat Sorong berharap turnamen nanti menghadirkan pertandingan berkualitas dan menjadi hiburan bagi pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Euforia warga Sorong menunjukkan sepak bola memang bahasa universal. Dengan konvoi tertib dan semangat sportivitas, pesta dunia empat tahunan ini bisa dinikmati bersama tanpa mengorbankan ketertiban umum.
[Redaktur: Hotbert Purba]