Angka 78,06% menjadi bukti objektif bahwa target optimis yang disampaikan tidak tercermin dalam kinerja riil. Ketidaksesuaian antara laporan publik dengan data administrasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai akurasi informasi yang disampaikan kepada publik dan DPRD.
Berdasarkan data yang ada, dapat disimpulkan bahwa capaian kinerja keuangan TA 2025 berada di level 78,06%, bukan 85%. Sisa dana hampir Rp 400 Miliar menjadi catatan penting bahwa idealnya penyusunan anggaran harus lebih realistis, disesuaikan dengan kemampuan serapan, agar setiap rupiah yang dimiliki daerah benar-benar dapat dinikmati langsung oleh masyarakat, bukan hanya menjadi angka di atas kertas, demikian Laporan Investigasi berdasarkan dokumen LKPJ TA 2025.
Baca Juga:
Sejarah Baru! AVC Beach Tour 2026 Pertama Kali di Raja Ampat, Ini Pidato Bupati Orideko
[Redaktur: Hotbert Purba]