Apresiasi juga diberikan atas kontribusi Polri dalam pengamanan pembangunan nasional, penegakan hukum narkotika, penyelundupan, judi online, serta dukungan ketahanan pangan yang berhasil meningkatkan produksi jagung nasional.
Presiden menegaskan reformasi birokrasi Polri harus terus dilanjutkan untuk mewujudkan institusi profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Disahkannya Undang-Undang Polri baru diharapkan menjadi momentum memperkuat pelayanan.
Baca Juga:
Polri Pecat Tidak Hormat Oknum Anggota Polda Papua Barat Daya Terkait Kasus Penganiayaan Berat
Ada lima arahan utama: memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme anggota, memperkuat kapasitas SDM, meningkatkan fleksibilitas organisasi menghadapi dinamika global, dan memperkuat legitimasi institusi lewat kepercayaan publik.
"Polri bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat," tutup amanat Presiden.
Upacara berlangsung lancar dan menjadi momentum memperkuat sinergi Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Papua Barat Daya.
Baca Juga:
7 Tersangka Penyerangan Pos Marinir di Maybrat Masuk DPO, Saat Ini Diburu Polisi
[Redaktur: Hotbert Purba]