PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Raja Amapat – Sebuah perahu fiber yang membawa empat orang penumpang dilaporkan hanyut di perairan Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Rabu (15/4/2026).
KRONOLOGI KEJADIAN:
Baca Juga:
Skandal Proyek Rehabilitasi, Kepala Inspektorat Raja Ampat Mengaku Belum Tahu Detail Proyek Gedung Gereja Alfa Omega
- Pukul 13:00 WIT: Perahu berangkat dari Kampung Meosmanggara menuju arah Pulau Gag.
- Pukul 15:00 WIT: Saat posisi perahu sudah mendekati Pulau Gag, mesin tiba-tiba mengalami kerusakan/gangguan teknis.
- Pukul 15.00 WIT: Karena masih mendapatkan jaringan internet, Motoris bernama Beyor Parli Sauyai sempat menghubungi keluarga di Kampung Meosmanggara untuk melaporkan kondisi darurat tersebut.
- Pukul 19:00 WIT: Hingga berita ini diturunkan, komunikasi terputus dan keberadaan perahu beserta seluruh awak tidak diketahui.
Pihak keluarga saat berkoordinasi dengan Tim ERG PT Gag Nikel.
Baca Juga:
Skandal Proyek Rehabilitasi Gedung Gereja Alfa Omega di Waisai, Tokoh Pemuda GKI Desak APH Periksa Kontraktor Asal Sorong
IDENTITAS AWAK PERAHU:
1. Beyor Parli Sauyai (Laki-laki) - Sebagai Motoris
2. Dorus Yapen (Laki-laki)
3. Amelia Ambrau (Perempuan)
4. Vince Dimara (Perempuan)
UPAYA PENCARIAN:
Saat ini, keluarga yang berada di Pulau Gag sudah bergerak melakukan pencarian di wilayah sekitar.
Sementara itu, Tim Emergency Respoms Group (ERG) PT Gag Nikel telah berkomunikasi intensif dengan keluarga untuk dan mendukung proses pencarian. Keluarga di Kampung Meosmanggara juga masih berupaya mengumpulkan BBM agar operasi pencarian dapat segera dilaksanakan malam ini juga.
KONDISI CUACA:
Cuaca di wilayah tersebut sejak pagi hingga siang hari bersifat normal dengan arah angin dari Selatan.
PERMOHONAN BANTUAN:
Kami menghimbau seluruh masyarakat Raja Ampat, khususnya yang beraktivitas di laut, kapal-kapal yang melintas, serta instansi terkait (Basarnas, Polairud, TNI AL) untuk dapat membantu memantau dan melakukan pencarian di perairan sekitar Pulau Gag dan sekitarnya.
Informasi mengenai keberadaan mereka dapat dilaporkan kepada keluarga terdekat atau pihak berwenang.
[Redaktur: Hotbert Purba]