WahanaNews-Papua Barat | Aliansi Masyarakat Maybrat peduli kenyamanan mengadakan demo damai di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat di Kumurkek, Kabupaten Maybrat Papua Barat Daya, Senin kemarin 17 April 2023.
Dalam demo damai itu dibacakan beberapa tuntutan. Pokok utama tuntutan ialah tarik dan pulangkan TNI dari beberapa tempat, khususnya di Kampung Konja dan Kampung Bori.
Baca Juga:
Pj Gubernur Papua Barat Daya Pantau Kesiapan Pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Maybrat
Kegiatan penyampaian aspirasi atau demo damai ini juga dijaga ketat pihak Polisi setempat.
Menerima kedatangan para demonstran, ketua DPR Ferdinando Solossa mengatakan setelah liburan lebaran akan ada jawaban terkait tuntutan dari demo damai hari ini.
“Hanya saja perlu dikomunikasikan dengan Bupati Maybrat, Dandim, Pangdam, dan Mabes TNI untuk tuntutan dimaksud," ungkap Solossa.
Baca Juga:
Mahasiswa Maybrat Kota Studi Sorong Raya Dukung Pemenangan Paslon Kornelius Kambu-Zakheus Momao (KorZa)
Demo damai ini berlangsung dari awal hingga akhir dalam suasana damai.
Menurut Pastor Heribertus Lobya, OSA, hadir melihat aksi demo damai tersebut dan juga adalah Direktur Sekretariat Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Ordo Santo Agustinus mengatakan pihaknya mendapat informasi dari masyarakat yang hidup pada kedua Kampung itu, bahwa kedatangan pihak TNI secara tiba-tiba di Kampung mereka membuat mereka menjadi ketakutan dan juga timbul kecemasan.
"Masyarakat sudah tidak bebas lagi ke hutan untuk berburu, berkebun, dan mereka selalu ditanya – tanya seakan masyarakat setempat orang adalah orang yang baru datang di kedua kampung tersebut," ungkapnya.