PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Waisai – Aksi anarkis kembali terjadi di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat. Seorang driver ojek online aplikasi Maxim menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum driver ojek lokal. Insiden ini bahkan berujung pada kecelakaan hingga korban mengalami luka fisik.
Peristiwa bermula ketika korban menerima orderan penumpang melalui aplikasi.
Baca Juga:
Keterlambatan Dokumen Anggaran Beruntun, DPRK Raja Ampat Tegur Tata Kelola Keuangan Pemda
Sesaat setelah tiba di lokasi atau dalam perjalanan, oknum driver ojek lokal tersebut diketahui mengejar kendaraan milik korban dengan niat untuk melakukan kekerasan.
Karena dikejar dan merasa terancam, korban berusaha menghindar yang sayangnya berakhir dengan kecelakaan. Akibat kejadian tersebut, kaki korban mengalami luka-luka.
Sementara itu, pelaku yang diketahui identitasnya oleh korban dikabarkan langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya.
Baca Juga:
Menuju Heyul Pelei Koranu Fyak, Masyarakat Adat Raja Ampat Tegaskan Kedaulatan Wilayah
Orderan Maxim
Hingga berita ini diturunkan, korban saat ini sedang mendapatkan perawatan medis untuk mengobati lukanya.
Pihak korban juga memastikan akan memproses kasus ini secara hukum dengan cara melapor ke kantor polisi, tepatnya di Sub Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Sampai saat ini, motif pasti yang melatarbelakangi tindakan kekerasan tersebut masih belum diketahui secara jelas.
Kejadian ini menuai kecaman dari berbagai pihak karena dinilai sangat meresahkan masyarakat dan merugikan pelaku usaha transportasi yang bekerja secara halal.
[Redaktur: Hotbert Purba]