Koordinator Mahasiswa Unit Tim Sorai Waisai 2026 Ihza Wijaya menilai kegiatan ini kesempatan belajar langsung dari masyarakat sekaligus meninggalkan jejak pengabdian.
“Bagi kami, KKN bukan sekadar program pengabdian, melainkan ruang untuk saling belajar. Kami berharap dapat berjalan bersama masyarakat Waisai, menghargai kearifan lokal, dan meninggalkan jejak yang dapat dilanjutkan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Baca Juga:
Direktur PLN Suroso Isnandar Terpilih Jadi Anggota MWA UGM Periode 2026–2031
Menjelang keberangkatan, tim KKN Sorai Waisai 2026 telah melakukan berbagai persiapan, termasuk koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan sejumlah pemangku kepentingan. Komunikasi yang terbangun diharapkan mendukung kelancaran program sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam pembangunan daerah.
Perjalanan dari Yogyakarta menuju Raja Ampat bukan sekadar perpindahan jarak geografis, tetapi juga perjalanan membawa ilmu pengetahuan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui KKN-PPM 2026, Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir, belajar bersama masyarakat, dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia dari berbagai penjuru negeri.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi Energi dan Kampus Masa Depan, Direktur PLN Suroso Isnandar Terpilih Jadi Anggota MWA UGM Periode 2026–2031
[Redaktur: Hotbert Purba]