Dengan pendekatan yang berbasis kebutuhan lokal, Provinsi Papua Barat Daya dapat menjadi pusat pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berdaya saing, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua Barat Daya.
“Keberhasilan Otsus tidak hanya diukur dari angka, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, terutama Orang Asli Papua. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, Papua Barat Daya dapat menjadi model pembangunan yang berlandaskan pada prinsip keadilan, inklusivitas, dan keberlanjutan,” demikian Dr. Sellvyana.
Baca Juga:
Pemko Binjai Hadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Konektivitas Internet Guna Pemerataan Akses Digital di Provinsi Sumatera Utara
[Redaktur: Hotbert Purba]