“Penghargaan ini adalah buah dari kinerja kami selama ini di bidang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, ini akan menjadi tantangan baru untuk terus mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas program yang kami jalankan,” ucap Rudi Sumual.
Penilaian Ketat oleh Tim Independen
Baca Juga:
Klarifikasi PT Gag Nikel: Pimpinan Sudah Bertemu Warga, Isu "Kabur" Dinilai Keliru dan Adanya Miskomunikasi
Rudi menjelaskan bahwa penghargaan Subroto Award tidak diberikan secara sembarangan. Setiap perusahaan yang dinominasikan melewati proses penilaian ketat oleh tim independen, mencakup berbagai aspek seperti administrasi, efektivitas program, dampak sosial, serta kondisi riil di lapangan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kinerja dan komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Itu yang menjadi perhatian utama tim penilai,” jelasnya.
Mendorong Inovasi dan Keberlanjutan
Baca Juga:
Kehilangan Itikad Baik! Presdir PT GAG Nikel dan PT Antam Kabur Diam-diam Saat Masyarakat Pulau Gag Ingin Berdialog
Melalui penghargaan ini, PT. Gag Nikel berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Papua Barat Daya.
“Kami berharap ke depan bukan hanya tahun ini saja, tetapi di tahun-tahun mendatang kami bisa kembali meraih penghargaan tertinggi dari Kementerian ESDM, yaitu Subroto Award,” demikian Rudi.
Penghargaan Subroto Award diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh perusahaan di sektor energi dan sumber daya mineral untuk terus meningkatkan inovasi, efisiensi, serta keberlanjutan program pengelolaan energi dan pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia.