Untuk Raja Ampat sebagai aset paling berharga Indonesia, tantangan terberat bukan memilih salah satu jalan, melainkan mewujudkan tiga hal sekaligus:
▪︎Investasi harus selaras mutlak dengan prinsip konservasi dan adat;
▪︎Batas kawasan lindung UNESCO tidak boleh diganggu gugat;
▪︎Reklamasi dan pemulihan lingkungan di area berdampak ditegakkan tanpa kompromi.
Tanpa fondasi itu, yang tertinggal hanyalah konflik berkelanjutan, laut yang keruh, dan hilangnya keindahan yang tidak akan terganti bagi generasi mendatang.
Baca Juga:
Kapal Terbakar Hanyut Ancam Tabrak Pasir Timbul, Tim Yenatar Resort Berjuang Sendirian Sebelum Ada Bantuan
Sumber data: Kemenparekraf, KLHK, ESDM, Laporan UNESCO, Pemantauan Wilayah Adat & Konservasi 2026 Investasi
[Redaktur: Hotbert Purba]