Aku mengaku/ bertumpah darah satu/ tanah air Indonesia.
Aku mengaku/ bertujuan satu/ masyarakat adil dan makmur/ berdasarkan Pancasila sesuai dengan isi pembukaan Undang – Undang Dasar 1945.
Baca Juga:
Pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Papua Barat Daya
Aku mengaku/ bercara karya satu/ perjuangan besar dengan akhlak dan insane menurut ridho Tuhan Yang Maha Esa.
Berdasarkan pengakuan – pengakuan ini/ dan demi kehormatanku/ aku berjanji akan bersungguh – sungguh/ menjalankan kewajiban untuk mengamalkan semua pengakuan ini/ dalam karya hidupku sehari – hari. Semoga Tuhan Yang Maha Esa/ memberkati niatku/ dengan taufik dan hidayah/ serta inayahnya.
"Adik Nikodemus Wafom, Lepaskanlah Sang Merah Putih. Ambillah Kembali dengan kedua tangan mu, dan ciumlah Sang Merah Putiih,"demikian Sellvyana Sangkek dalam pembacaan ikrar.
Baca Juga:
Selayang Pandang Pembentukan Forum Wasdin Pemerintah Daerah dan FKDM Provinsi Papua Barat Daya 2024
Foto bersama Paskibraka Pemprov Papua Barat Daya dengan Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Barat Daya, Mohammad Musa'ad bersama pimpinan OPD dan Forkopimda setempat. (Foto: WahanaNews/Hotbert Purba)
Teks Ikrar Putra Indonesia yang menjadi ucap janji ketika Capaska dikukuhkan menjadi seorang Paskibraka.
Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Barat Daya, Mohammad Musa'ad dalam sambutannya mengatakan pengukuhan Paskibraka bukan hanya sebuah seremoni, tetapi juga sebuah simbol kebanggaan dan tanggung jawab besar.