Menurut Rudi, situasi yang sempat memanas tersebut terjadi akibat adanya miskomunikasi atau kesalahpahaman semata. Namun, hal tersebut kini sudah dapat diselesaikan dengan cara musyawarah dan komunikasi yang baik.
"Kami berupaya menjembatani semua aspirasi dengan komunikasi yang efektif. Apa yang menjadi tuntutan dan harapan dari mahasiswa serta masyarakat Pulau Gag sudah didengar langsung oleh pihak manajemen," ujarnya.
Baca Juga:
PT Gag Nikel Dialog Terbuka Insan Pers dan LSM di Provinsi Papua Barat Daya
Secara khusus terkait usulan program beasiswa, Rudi memastikan bahwa proposal yang diajukan oleh mahasiswa sudah diterima oleh pihak perusahaan. Saat ini, proposal tersebut sedang dalam proses pengkajian lebih lanjut berdasarkan poin-poin penting yang tertuang di dalamnya untuk dapat ditindaklanjuti.
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur dialog yang konstruktif," demikian Rudi Sumual.
[Redaktur: Hotbert Purba]