Urainya, adapun layanan penukaran uang yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Papua Barat pada tahun ini di wilayah Provinsi Papua Barat Daya terdiri dari layanan Kas Keliling di kabupaten Raja Ampat dan layanan penukaran melalui loket perbankan di kas titipan Sorong Selatan pada tanggal 13 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026, mengacu pada 3 (tiga) framework pengelolaan uang Rupiah yang dioptimalkan menjelang HBKN, yakni pertama ketersediaan uang rupiah yang berkualitas dan terpercaya, kedua sistem distribusi uang yang efisien dengan layanan kas prima dan ketiga adalah penyiapan infrastruktur yang handal.
Baca Juga:
Dikira Uang Palsu, Cacahan Rupiah di TPS Liar Bekasi Ternyata Limbah BI
Bank Indonesia juga terus mengajak masyarakat untuk selalu “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah" yang ditunjukkan dengan cara merawat Uang Rupiah, bangga menggunakan Uang Rupiah dalam setiap bertransaksi, dan Paham Rupiah dengan berbelanja secara bijak. SERAMBI 2026 mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah".
Selain itu dalam rangka mendorong kelancaran sistem pembayaran, BI juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan transaksi pembayaran secara non tunai termasuk penggunaan QRIS untuk transaksi ritel, serta mendorong Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) untuk mempersiapkan infrastruktur guna menghadapi peningkatan transaksi selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Berbagai rangkaian kegiatan untuk memperluas akseptasi sistem pembayaran nontunai telah dilakukan, salah satunya melalui kegiatan Qasuari Merah (QRIS Safari Ramadhan Penuh Berkah) 2026 yang diselenggarakan di 4 (empat) wilayah: Kabupaten Manokwari, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Raja Ampat, dan Kota Sorong.
Baca Juga:
Cacahan Uang Kertas di TPS Liar Bekasi Viral, Bank Indonesia Turun Tangan
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat bersama Wartawan di Kota Sorong, Senin 16 Maret 2026. (Foto: Christian Urbinas)/BI)
Sejalan dengan perluasan akseptasi digital melalui QRIS tersebut, Bank Indonesia juga terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan perlindungan konsumen di sektor sistem pembayaran dan layanan keuangan. Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, serta penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan di daerah. Upaya ini dilakukan agar masyarakat merasa aman ketika melakukan transaksi digital, sehingga kepercayaan publik terhadap ekosistem pembayaran tetap terjaga.
Di sisi lain, kata dia, upaya penguatan ekosistem dan pengembangan talenta digital juga dilakukan oleh Bank Indonesia melalui inisiasi program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI).