Menurutnya, keterlibatan semua komponen tersebut penting demi terbangunnya kepercayaan dan kedamaian diatas Tanah Papua.
"Saya mengingatkan Pemerintah Indonesia untuk tidak terlalu cepat mengkhawatirkan hasil dari dialog Jakarta-Papua tersebut. Tetapi sangat baik memulai langkah awal dialog dengan melakukan pertemuan-pertemuan informal dengan para pemimpin Papua dari komponen-komponen tersebut diatas lebih dahulu. Disinilah pentingnya dilakukan 2 (dua) langkah yaitu : pertama, Presiden segera menunjuk seorang tokoh kunci dialog Papua-Jakarta. Kedua, menetapkan dilakukannya Jedah Kemanusiaan di seluruh wilayah konflik bersenjata demi membuka akses bagi pelayanan kesehatan dan sosial kepada masyarakat Papua yang tidak berada pada posisi resisten terhadap pemerintah dan pihak manapun," terang Warinussy.
Baca Juga:
Advokat Sesalkan Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Hukum dan HAM, Prof Yusril: Indonesia Tidak Ada Pelanggaran HAM Berat?
JDP sangat yakin bahwa dialog Papua-Jakarta akan mengakhiri segera seluruh perbedaan pendapat yang menjadi sumber konflik berkepanjangan selama lebih dari 50 tahun diatas Tanah Papua. [hot]