Wahananews-Papua Barat | Sebagian titik wilayah Kota Fakfak, Papua Barat terendam banjir rob atau banjir gelombang pasang air laut akibat cuaca yang yang tidak bersahabat beberapa hari belakangan ini.
Banjir Rob yang sedikit parah terdapat di Pasar Tanjung Wagom, Fakfak. Banjir air laut menggenangi toko dan para kios pedagang, sehingga para pedagang mengevakuasi barang dagangannya.
Baca Juga:
Hujan Deras dan Rob Terjang Sulteng, Warga di 6 Desa Terdampak
Akibat tingginya curah hujan dan pasang air laut mengakibatkan banjir rob dibeberapa titik di Fakfak, Kata Samad Hatala plt. Kepala BPBD Kabupaten Fakfak dihubungi Papua-Barat.Wahananews.co di lokasi bencana Pasar Tanjung Wagom, Jumat sore (15/7).
Plt. Kepala BPBD Kabupaten Fakfak, Samad Hatala.
Rob yang paling parah di Pasar Tanjung Wagom, ujar Samad Hatala.
Baca Juga:
Pantai Marunda: Pesona Wisata Alternatif di Jakarta yang Tetap Ramai Meski Diterjang Rob
Menurut data BPBD Kabupaten Fakfak, tidak ada korban jiwa, tapi para penghuni dan pedagang Pasar Tanjung Wagom terpaksa melakukan evakuasi mandiri terhadap barang dagangan dan mewaspadai banjir rob susulan.
Saat ini, banjir rob sudah surut, tutur Samad Hatala selaku Plt. Kepala BPBD Kabupaten Fakfak. Dalam laporan kebencanaannya, kami masih berkoordinasi dilapangan dengan BMKG Kelas I Deo Sorong untuk prakiraan cuaca kedepan.
Warga pasar Tanjung Wagom evakuasi mandiri barang dagangan.