Ibrani 13:5 menyerukan hidup tanpa cinta uang dan dengan kepuasan terhadap apa yang ada. Sikap syukur menjadi penangkal dorongan berjudi demi memperoleh lebih.
Amsal 13:11 menyatakan kekayaan yang diperoleh dengan cepat biasanya tidak bertahan.
Baca Juga:
Pemilik Judol di Gang Nasional Diduga Kebal Hukum dan Tantang Polrestabes Medan
Firman ini menolak pola "cepat kaya" yang dipromosikan judi, dan menganjurkan kerja jujur serta pengelolaan keuangan yang disiplin.
Hidup Bijak, Tidak Sembrono
Lukas 12:15 mengingatkan tentang bahaya segala bentuk keserakahan. Umat diajak memeriksa motivasi hati sebelum terlibat judi: apakah karena keserakahan, ketidakpuasan, atau pelarian dari masalah.
Baca Juga:
BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Ada yang Terlibat Judi Online
Efesus 5:15-17 memanggil orang percaya untuk hidup bijak dan tidak sembrono, serta mencari kehendak Tuhan. Keputusan diambil berdasarkan pertimbangan rohani, bukan impuls mencari keuntungan instan.
1 Korintus 6:12 menekankan bahwa segala sesuatu boleh, tetapi tidak semuanya berguna atau membebaskan. Karena itu perjudian perlu dievaluasi dampaknya terhadap kehidupan rohani, relasi, pekerjaan, dan tanggung jawab keluarga.
1 Korintus 10:31 dan Lukas 6:31 mengajak melakukan segala sesuatu untuk memuliakan Allah dan memperhatikan dampak tindakan terhadap sesama. Jika kebiasaan berjudi merugikan diri sendiri atau orang lain, maka harus dihentikan demi memuliakan Tuhan dan mengasihi sesama.