WahanaNews-Papua Barat | Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, SE. MH., bersama Wakil Bupati Yohana Dina Hindom, SE. MM., Forkopimda, Senin (21/3/2022) melaksanakan monitoring stok dan pantau HET minyak goreng di Kabupaten Fakfak.
Kegiatan diawali dengan rapat konsolidasi, selanjutnya tim bergerak melakukan sidak di beberapa sasaran atau tempat, diantaranya Pelabuhan Fakfak, Pasar Ikan Tanjung Wagom, Gudang PT. Sinar Suri, Kompleks Pertokoan Thumburuni.
Baca Juga:
Polres Fakfak Amankan Audiensi Marga Tunggin Yanggera, Aspirasi Terkait PT Pabar Wana Perkasa Disampaikan Tertib
Kegiatan ini digelar dalam rangka memastikan stok ketersediaan minyak goreng HET, sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Sesuai dengan arahan Presiden bahwa Negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyikapi adanya kelangkaan minyak goreng di seluruh Indonesia, termasuk Fakfak.
Saat ini ketersediaan stok minyak goreng di Kabupaten Fakfak masih banyak diperkirakan bisa mencukupi untuk kebutuhan pada saat menyambut bulan suci Ramadan sampai Hari Raya Idul Fitri, sementara harga minyak goreng masih normal, yakni untuk minyak goreng kemasan seharga Rp. 14.000,- s/d 15.000,- per liter, sedangkan minyak goreng curah di Kabupaten fakfak tidak tersedia.
Baca Juga:
Pangdam XVIII/Kasuari Tanam Pohon Pala Kenangan di Fakfak, Dorong Inovasi Hilir untuk Nilai Tambah Ekonomi
Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana menyampaikan turun lapangan monitoring bersama Forkopimda langsung ke gudang - gudang penyimpanan minyak goreng.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kesiapan menyambut bulan suci Ramadan sampai Hari Raya Idul Fitri, kata Kapolres Hendriyana.
Kapolres juga mengatakan "saya beserta jajaran akan terus memantau mengecek, agar tidak terjadi penimbunan bahan makanan minyak goreng oleh pihak pedagang pemasok yang tidak bertanggung jawab.