Korban luka berat naik dari 64 menjadi 99 orang, sementara korban luka ringan turun dari 80 menjadi 58 orang. Kerugian materiil juga menurun dari Rp630,2 juta menjadi Rp439,45 juta.
Dalam arahannya, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menekankan pentingnya optimalisasi tugas seluruh satuan kerja untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks.
Baca Juga:
Unjuk Rasa Mahasiswa di Manokwari, Polda Papua Barat Berikan Pengamanan Humanis
“Gelar operasional ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta memastikan seluruh jajaran bekerja secara terukur, profesional, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolda.
Plt Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Gadug Kurniawan menambahkan, hasil analisa dan evaluasi akan menjadi dasar langkah strategis menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat.
“Melalui kegiatan ini, kami memastikan seluruh jajaran memiliki persepsi, kesiapan, dan komitmen yang sama dalam menghadapi dinamika kamtibmas. Profesionalisme dan transparansi dalam pelaksanaan tugas akan terus kami kedepankan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya.
Baca Juga:
Polda Papua Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Ganja, Tiga Mahasiswa Diamankan
Polda Papua Barat berharap seluruh jajaran semakin solid, responsif, dan adaptif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.
[Redaktur: Hotbert Purba]