Lebih lanjut, Faisal menyampaikan bahwa jika pihak perusahaan terus menerus bersikap menghindar dan tidak mau membuka ruang dialog, massa siap menaikkan temperatur aksi.
"Jika perusahaan terus menghindar, kami siap menaikkan aksi ke skala yang lebih besar, membawa persoalan ini ke tingkat nasional, hingga membongkar fakta seluas-luasnya kepada publik," ancamnya.
Baca Juga:
PT Gag Nikel Dialog Terbuka Insan Pers dan LSM di Provinsi Papua Barat Daya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari manajemen PT GAG Nikel maupun PT Antam terkait insiden penghindaran tersebut.
Masyarakat Pulau Gag menunggu langkah selanjutnya dari perusahaan untuk menyelesaikan persoalan ini dengan cara yang bijak dan beradab.
[Redaktur: Hotbert Purba]