“Selama perjalanan sempat ada longsor dan bebatuan jatuh di daerah Cibal, tetapi sudah bisa dilewati dengan aman. Mudah-mudahan dengan pasokan yang terus sampai, semuanya bisa kembali normal,” pungkasnya.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga mengerahkan tambahan mobil tangki dari Integrated Terminal Bima ke wilayah terdampak.
Baca Juga:
Komisi VI DPR Dukung Streamlining BUMN untuk Tingkatkan Efisiensi dan Manfaat bagi Masyarakat
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan SPBU tetap berjalan seiring pemulihan sarana dan akses jalan.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengapresiasi dedikasi seluruh pekerja di lapangan.
“Kami mengapresiasi seluruh operator SPBU, Awak Mobil Tangki, dan Perwira yang tetap hadir melayani masyarakat dalam situasi yang tidak mudah. Sebagian dari mereka juga turut terdampak dan memiliki keluarga yang masih berada di pengungsian, namun tetap menjalankan tugas agar BBM tersedia serta kebutuhan penanganan bencana dapat terus berjalan. Dedikasi mereka menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan di NTT,” ungkap Kitty, Kamis (20/8/2026).
Baca Juga:
Kasus Dugaan Korupsi Dalam Digitalisasi SPBU, KPK Tahan Tiga Tersangka
Pertamina Patra Niaga memastikan monitoring stok dan distribusi BBM di NTT terus dilakukan 24 jam untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat dan penanganan bencana.
[Redaktur: Hotbert Purba]