"Hari ini kami membawa semangat Pala Unggul dan GERTAK Fakfak. Pala Tomandin adalah identitas sekaligus kekuatan ekonomi masyarakat Fakfak yang harus terus kita jaga, kembangkan, dan wariskan kepada generasi berikutnya," ujar Widhi.
"Melalui GERTAK Fakfak, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat berkebun, menanam, dan mengembangkan komoditas unggulan daerah," lanjutnya.
Baca Juga:
Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Jaktim Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih
Menurutnya, yel-yel yang dibawakan jajaran Dinas Perkebunan menjadi bentuk kampanye sederhana namun bermakna untuk memperkenalkan program pembangunan perkebunan.
"Gerak jalan ini bukan hanya tentang barisan yang rapi dan semangat kebersamaan, tetapi juga bagaimana kita membawa pesan pembangunan. Kita ingin Pala Unggul semakin dikenal, GERTAK Fakfak semakin bergema, dan masyarakat semakin bangga dengan potensi perkebunan daerahnya," katanya.
Sejalan dengan Visi Fakfak Membara
Baca Juga:
Semarak HUT RI ke-81, Kelurahan Cililitan Gelar Lomba Mancing, Lurah hingga Warga Adu Keberuntungan
Widhi menegaskan semangat tersebut sejalan dengan visi "Fakfak Membara" yakni membangun bersama rakyat dengan mengoptimalkan potensi daerah dan memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor-sektor unggulan, termasuk perkebunan.
"Mari kita tanam, kita rawat, kita kembangkan, dan kita hilirisasikan. Karena Pala Tomandin bukan hanya komoditas hari ini, tetapi warisan berharga untuk masa depan Fakfak," tegasnya.
Melalui momentum Gerak Jalan Indah ini, Dinas Perkebunan menegaskan bahwa pembangunan perkebunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.