Pertanyaan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan peringatan keras bagi Raja Ampat.
Jika pengelolaan sumber daya alam tidak berpihak pada prinsip keadilan, penghormatan hak ulayat, pengelolaan lingkungan yang ketat, dan keberpihakan pada warga asli, maka puluhan tahun ke depan hanya akan menyisakan luka lingkungan, hilangnya sumber penghidupan masa depan, serta kesenjangan sosial yang tak berkesudahan.
Baca Juga:
Persimpangan Krusial: Menentukan Masa Depan Raja Ampat dan Generasi Mendatang Ditengah Tantangan Investasi
Sumber Acuan:
• Arsip sejarah eksploitasi migas wilayah Salawati-Sorong, Kementerian ESDM RI
• Laporan Pemantauan Hak Asasi Manusia dan Keadilan Lingkungan, Komnas HAM
• Data Statistik Kesejahteraan Rakyat Papua Barat Daya, BPS
• Refleksi masyarakat adat dan tokoh wilayah Raja Ampat
[Redaktur: Hotbert Purba]