“Tantangan dan peluang dakwah di Papua masih sangat membentang. Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak-bapak Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kehadiran PP Muhammadiyah akan semakin menambah semangat kami untuk mensyiarkan Islam berkemajuan di Bumi Cenderawasih," ujarnya.
Penekanan ideologi dan aksi nyata selama pelatihan berlangsung, para peserta mendalami materi ideologi Muhammadiyah, pengembangan wawasan, sosial Kemanusiaan, serta kepemimpinan keorganisasian.
Baca Juga:
Tabligh Mobil Muhammadiyah Ranting Sibabangun, Hadirkan Ketua Majelis Tabligh PDM Tapteng
Melalui pola pembelajaran orang dewasa, instruktur dan peserta dapat berdiskusi secara mendalam mengenai tantangan dakwah di tanah Papua, serta merumuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang konkret dan terukur.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkokoh pemahaman ideologi persyarikatan, menyatukan visi gerakan, dan memastikan setiap kader siap mengabdi secara profesional serta berintegritas.
Dalam pernyataan penutupnya, Sekretaris PWM Papua Barat, Syamsul Inay, menegaskan bahwa esensi utama dari Baitul Arqam bukan sekadar penambahan wawasan teoritis, melainkan transformasi sikap dan tindakan nyata.
Baca Juga:
PDI Perjuangan Sumbar Dukung Program Kerakyatan Bersama Muhammadiyah, Alex Lukman Berkomitmen
"Di Muhammadiyah tidak ada waktu untuk sibuk mencari kesalahan. Waktu kita terlalu berharga untuk digunakan bersungguh-sungguh menjadi produktif, bermanfaat bagi umat, bangsa, dan persyarikatan," tegas Syamsul.
[Redaktur: Hotbert Purba]