Tiga pilar utama keluarga
Untuk mengoptimalkan bonus demografi, pemerintah menguatkan tiga pilar pembangunan keluarga:
Baca Juga:
Pemkab Fakfak Bangun 10 Asaran Pala Tradisional, Perkuat Mutu dan Ekonomi OAP
1. Kesehatan – Pemenuhan gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan menjadi gerakan nasional di setiap dapur keluarga.
2. Pendidikan Karakter – Rumah dijadikan madrasah abad 21 untuk menanamkan integritas, kejujuran, dan kedisiplinan.
3. Ketahanan Mental – Keluarga jadi pelabuhan emosional yang stabil agar anak tumbuh resilien.
Pesan khusus untuk ayah
Perbaikan SDM dinilai tidak akan terwujud jika beban pengasuhan hanya di pundak ibu. Menteri berpesan khusus kepada para ayah.
"Keberadaan fisik dan kedekatan emosional Anda adalah penentu kestabilan struktur kepribadian anak. Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless country di mana ayah hadir secara fisik, namun absen secara psikologis," pesannya.
Baca Juga:
40 Ribu Bibit Pala Tomandin Fakfak Bersertifikat Siap Dukung Program Pala Unggul
Menteri mengingatkan, kelalaian pengasuhan dan absennya figur orang tua berdampak pada tawuran pelajar, bullying, pergaulan bebas, hingga narkoba.
"Saya mengimbau seluruh orang tua, tangkal semua ancaman ini dari dalam rumah kita sendiri. Benteng pertahanan terbaik adalah ketahanan keluarga. Jadikan rumah sebagai tempat yang paling aman dan dirindukan," tutupnya.
[Redaktur: Hotbert Purba]