PAPUA-BARAT.WAHANANEWS.CO, Fakfak - Kepolisian Resor (Polres) Fakfak bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar apel siaga dan patroli gabungan berskala besar pada malam menjelang tanggal 1 Desember.
Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya yang terkait dengan apa yang disebut Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Baca Juga:
TNI Gempur Markas OPM, Lamek Taplo Tumbang Bersama 3 Pengikutnya
Hal ini disampaikan Wakapolres Fakfak Kompol Jetha usai memimpin apel, Minggu malam, 30 November 2025.
Kata Wakapolres, apel siaga yang dilaksanakan malam ini bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti upaya pengibaran bendera Bintang Kejora (BK) dan gangguan kamtibmas lainnya.
Kekuatan penuh aparat keamanan
dalam operasi siaga ini, aparat gabungan menurunkan total 212 personell dengan rincian anggota Polres Fakfak193 personel, dan dari TNI (Kodim, Korem, dan Lanal) 19 personel.
Baca Juga:
Koops Habema Amankan Papua dari Gangguan OPM Jelang HUT Kemerdekaan RI
Apel siaga dilakukan mengantisipasi yang sebagian kelompok mengklaim sebagai Hari Ulang Tahun (Hut) Gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Kegiatan pengamanan tidak hanya dilakukan di wilayah kota, tetapi juga di seluruh jajaran Polsek.
Setiap Polsek bersinergi dengan Komando Rayon Militer (Koramil) dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) di wilayah masing-masing.
Skema Patroli dan Pengamanan Wilayah untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal, personel dibagi menjadi empat regu dengan jadwal patroli yang ketat. Regu Waktu Patroli Durasi
Regu 1 Pukul 21:00 - 12:00 WIT
Regu 2 Pukul 12:00 - 03:00 WIT dini hari.
Regu 3 Pukul 03:00 - 06:00 WIT pagi, dan Regu 4 siaga di Makopolres guna mengantisipasi pengamanan di area kota Fakfak,
"Titik rawan ada diantara seputar Kramongmongga, Teluk Patipi dan Kampung-kampung di wilayah Fakfak Timur," jelas Wakapolres.
Lanjut kompol Jetha, hingga apel digelar, situasi terpantau kondusif dan terkendali, belum ada laporan gangguan Kamtibmas yang masuk.
"Masyarakat dihimbau untuk membatasi aktivitasnya pada jam-jam di atas jam 12:00 Wit, sehingga tugas pengamanan dapat berjalan lancar aman tanpa ada hambatan," demikian Kompol Jetha.
[Redaktur: Hotbert Purba]