Target strategis tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan seluruh rakyat menikmati manfaat pembangunan yang merata.
Salah satu di Papua Barat, pembangunan pembangkit berbasis energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Anggi berkapasitas 150 kW menjadi langkah konkret yang ramah lingkungan sekaligus efisien.
Baca Juga:
Terang Hingga ke Pelosok, PLN Bangun Jaringan Listrik Perdesaan di Kampung Benteng, Desa Lanamai II
Energi air dari pegunungan diubah menjadi sumber listrik yang menerangi rumah-rumah warga Distrik Kiraweri.
Penerapan teknologi hijau ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai transisi energi berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil di wilayah terpencil.
Pencerahan di Kiraweri tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membawa harapan baru bagi warganya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Capaian Listrik Nasional 2025, Dorong Akselerasi Transisi Energi Bersih
Masyarakat kini lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha kecil, seperti pengolahan hasil pertanian, industri rumahan, hingga penjualan produk lokal berbasis listrik.
Listrik juga membuka akses terhadap teknologi komunikasi, sehingga warga desa dapat terhubung dengan dunia luar, memasarkan hasil bumi, serta memperoleh informasi penting untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
[Redaktur: Hotbert Purba]